Haruskah Anda Beriklan di Radio?

By | October 13, 2020

Jika ada media di luar sana yang memiliki basis pendengar lebih dari 94% populasi, Anda pasti akan menganggapnya sebagai media yang sangat efektif. Bukan?

Apakah media seperti itu benar-benar ada? Di zaman sekarang ini ada begitu banyak medium yang membombardir konsumen dengan pesan-pesan iklan, bagaimana mungkin satu medium masih bisa menguasai khalayak yang begitu besar? Bagaimana media seperti itu bisa menguasai dan melibatkan audiens?

Memang mudah untuk “muncul” sesekali di depan seseorang, tetapi media periklanan apa pun harus memiliki cara untuk terlibat dengan pemirsa atau pendengar itu agar efektif.

Anda akan berpikir bahwa media seperti itu, yang mencapai persentase populasi yang besar akan sangat mahal untuk beriklan. Ini juga sangat mungkin berada di luar jangkauan sebagian besar bisnis kecil dan menengah, bukan? Salah.

Media yang saya bicarakan memang ada. Medianya adalah radio.

Studi terbaru sebenarnya menunjukkan bahwa pendengar radio sedang meningkat. CD perlahan-lahan menghilang dari mobil orang, dan rasa frustasi dalam menciptakan “playlist” yang sempurna itu mulai kehilangan efeknya yang baru. Orang-orang akan kembali ke cara mendengarkan musik yang telah diprogram sebelumnya dan menggunakan media sebagai cara untuk melepaskan diri dari stres kehidupan sehari-hari saat mereka pulang pergi ke dan dari tempat kerja. Seringkali radio akan diputar dari aliran web atau kotak di meja selama jam kerja, atau hanya di latar belakang di rumah.

Faktanya adalah bahwa radio menjangkau lebih banyak orang daripada hampir semua media periklanan lain di luar sana. Tentu itu memiliki pro dan kontra, tetapi dengan lebih banyak stasiun radio di luar sana daripada sebelumnya, ini juga tetap menjadi salah satu media yang paling ditargetkan untuk menjangkau klien terpilih. Itu juga sangat terjangkau.

Saat Anda membandingkan semua opsi yang tersedia untuk bisnis skala kecil atau menengah saat ini, radio terus masuk menjadi salah satu opsi paling murah bila Anda mempertimbangkan biaya untuk menjangkau satu pendengar individu pada satu waktu. (biaya per seribu atau cpm). Itu sering kali rusak menjadi hanya sen. Ini diterjemahkan menjadi 10x hingga 100x lebih murah daripada media lain.

Radio hidup dan bernafas dengan memberikan hasil jangka panjang dan menjaga hubungan dengan kliennya. Radio hanya berfungsi untuk “stasiun radio” jika pengiklannya senang. Sering kali stasiun radio akan memberikan opsi “nilai tambah” seperti iklan tambahan atau promosi untuk mendukung jadwal komersial guna membantu memastikan pengalaman positif bagi pengiklannya.

Fleksibilitas media dan fokus yang ditargetkan telah menjadikannya pilihan utama bagi pengiklan sejak didirikan beberapa tahun yang lalu, terlebih lagi kini radio telah bertransformasi sebagai media online. Bagaimana tidak kebanyakan radio bisa diakses melalui streaming atau disebut juga radio online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *